Soppeng, GOVAL NEWS – Program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Appanang kembali menuai sorotan. Warga menilai penyaluran bantuan tersebut diduga tidak tepat sasaran dan memicu ketidakadilan di tengah masyarakat.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa masih ada penerima bantuan yang secara ekonomi dinilai mampu, sementara warga yang benar-benar membutuhkan justru belum tersentuh bantuan. Kondisi ini menimbulkan keresahan dan mempertanyakan validitas data penerima yang digunakan dalam penyaluran PKH.
“Banyak yang seharusnya tidak layak malah menerima, sedangkan yang layak justru terlewatkan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Menanggapi hal tersebut, masyarakat mendesak Dinas Sosial setempat untuk tidak tinggal diam. Mereka meminta adanya langkah tegas dan konkret dengan turun langsung ke lapangan guna melakukan verifikasi faktual secara menyeluruh.
Pemeriksaan door to door dinilai penting agar data penerima bantuan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Selain itu, transparansi dalam proses pendataan dan penetapan penerima juga menjadi tuntutan utama warga.
Jika dugaan ini terbukti, masyarakat berharap adanya evaluasi total terhadap sistem pendataan serta penindakan terhadap pihak-pihak yang terbukti lalai atau menyalahgunakan kewenangan.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa program bantuan sosial seperti PKH harus dijalankan dengan prinsip keadilan, akuntabilitas, dan tepat sasaran, agar tujuan utama membantu masyarakat kurang mampu benar-benar tercapai. ** TIM **

0 Komentar